VIRAL VIDEO DUA PRIA TURUNKAN DAN CORET BENDERA MERAH PUTIH DI JEMBRANA, POLISI KLAIM SEDANG LIDIK
— Sebuah video singkat berdurasi sekitar 32 detik viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak dua pria sedang menurunkan bendera Merah Putih dari tiang di sebuah taman, kemudian mencoretnya dengan cat. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di Taman Pecangakan, wilayah Kantor Bupati Jembrana, pada malam Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 23.00 WITA.
Kapolres Jembrana, AKBP I Kadek Citra Dewi Suparwati, menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan (lidik) untuk memastikan validitas video dan motif di balik aksi tersebut. “Kami masih melakukan lidik mencari tahu kebenaran unggahan video tersebut supaya informasinya tidak berkembang ke mana-mana,” katanya.
Menurut laporan Radar Bali, bendera tersebut dicoret dengan cat putih dan tiang bendera juga dirusak. ementara itu, menurut laman WBerita, netizen ramai mengecam tindakan tersebut sebagai pelecehan lambang negara. Banyak dari mereka meminta agar pelaku dihukum sesuai aturan pidana.
Polisi telah mengamankan bendera Merah Putih yang dicoret beserta botol cat yang diduga digunakan para pelaku. Hingga berita ini diturunkan, motif kedua pria tersebut belum jelas dan penyelidikan masih berlangsung.
Tindakan menurunkan dan mencoret bendera kebangsaan dianggap serius oleh publik dan media lokal. Bendera merah putih merupakan simbol negara yang sangat dihormati, dan vandalisme terhadap lambang tersebut kerap kali menuai kecaman keras.
Beberapa media mencatat bahwa kasus semacam ini bukanlah hal sepele. Melawan lambang negara dapat berpotensi dipidanakan sesuai UU yang mengatur penggunaan dan penghinaan terhadap simbol negara.
ʟᴀɴɢᴋᴀʜ ᴋᴇᴘᴏʟɪꜱɪᴀɴ ᴅᴀɴ ʜᴀʀᴀᴘᴀɴ ᴘᴇɴᴇɢᴀᴋᴀɴ ʜᴜᴋᴜᴍ
Polres Jembrana menyatakan telah memulai proses lidik, dan publik menantikan agar penyelidikan dilakukan secara transparan. Pengamanan bukti, seperti bendera yang dicoret dan cat, menjadi bagian penting dalam penyidikan.
Publik juga berharap agar motif di balik aksi ini diungkap secara lengkap — apakah hanya vandalisme iseng, aksi provokatif, atau sesuatu yang lebih terstruktur — dan agar para pelaku dapat diproses sesuai hukum. Jika terbukti bersalah, tindak pidana terhadap simbol negara bisa menjadi dasar hukum tuntutan pidana.
Kapolres Jembrana, AKBP I Kadek Citra Dewi Suparwati, menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan (lidik) untuk memastikan validitas video dan motif di balik aksi tersebut. “Kami masih melakukan lidik mencari tahu kebenaran unggahan video tersebut supaya informasinya tidak berkembang ke mana-mana,” katanya.
Menurut laporan Radar Bali, bendera tersebut dicoret dengan cat putih dan tiang bendera juga dirusak. ementara itu, menurut laman WBerita, netizen ramai mengecam tindakan tersebut sebagai pelecehan lambang negara. Banyak dari mereka meminta agar pelaku dihukum sesuai aturan pidana.
Polisi telah mengamankan bendera Merah Putih yang dicoret beserta botol cat yang diduga digunakan para pelaku. Hingga berita ini diturunkan, motif kedua pria tersebut belum jelas dan penyelidikan masih berlangsung.
Tindakan menurunkan dan mencoret bendera kebangsaan dianggap serius oleh publik dan media lokal. Bendera merah putih merupakan simbol negara yang sangat dihormati, dan vandalisme terhadap lambang tersebut kerap kali menuai kecaman keras.
Beberapa media mencatat bahwa kasus semacam ini bukanlah hal sepele. Melawan lambang negara dapat berpotensi dipidanakan sesuai UU yang mengatur penggunaan dan penghinaan terhadap simbol negara.
ʟᴀɴɢᴋᴀʜ ᴋᴇᴘᴏʟɪꜱɪᴀɴ ᴅᴀɴ ʜᴀʀᴀᴘᴀɴ ᴘᴇɴᴇɢᴀᴋᴀɴ ʜᴜᴋᴜᴍ
Polres Jembrana menyatakan telah memulai proses lidik, dan publik menantikan agar penyelidikan dilakukan secara transparan. Pengamanan bukti, seperti bendera yang dicoret dan cat, menjadi bagian penting dalam penyidikan.
Publik juga berharap agar motif di balik aksi ini diungkap secara lengkap — apakah hanya vandalisme iseng, aksi provokatif, atau sesuatu yang lebih terstruktur — dan agar para pelaku dapat diproses sesuai hukum. Jika terbukti bersalah, tindak pidana terhadap simbol negara bisa menjadi dasar hukum tuntutan pidana.
Berita Terkait
Viral Curhat Warga Medan ke Prabowo hina "Prabowo Anj***g" Istri menjadi Korban!!!
Viral seorang pria Medan Helvetia mengadu ke Presiden Prabowo via medsos. Ia mengaku laporan soal narkoba dan penganiayaan tak pernah ditindak. Di tengah darurat narkoba Sumut yang memicu fenomena rayap besi, warga merasa aparat dan pemerintah kota tak hadir....
Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Mulai Dicari, Ini Panduan dari Kemenag dan Muhammadiyah
Jadwal imsakiyah puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai menjadi perhatian umat Islam di Indonesia....
Lima WNA Nigeria Bersembunyi di Toren Apartemen Kemayoran, Diduga Terlibat Penipuan Daring Internasional
Mereka diduga terlibat dalam jaringan penipuan daring internasional dengan berbagai modus, termasuk love scamming dan expedition scamming, serta melakukan pelanggaran keimigrasian....