Pria di Bone Diamankan karena Mengaku Anggota BIN dan BAIS TNI, Polisi Dalami Motif Penyamaran
๐๐๐๐๐.๐๐๐๐-Seorang pria bernama Andi Alfiansyah diamankan aparat pada Selasa malam, 23 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 Wita, di sebuah kafe di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Ia diamankan setelah mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara dan BAIS TNI yang memantau wilayah Bone.
Informasi awal berasal dari seorang mantan narapidana terorisme di Kecamatan Amali. Sumber tersebut menyebut adanya seseorang yang mengaku anggota BAIS TNI dan aktif menanyakan perkembangan situasi menjelang Natal dan Tahun Baru. Pelaku diketahui menggunakan nama Andi Pian saat melakukan komunikasi.
Penelusuran dilakukan dengan meminta nomor telepon yang digunakan pelaku. Hasil profiling dan koordinasi dengan personel BAIS TNI menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Pelaku bahkan mengaku sebagai anggota BIN wilayah Bone kepada beberapa aparat dan pihak lain.
Pada Selasa sore, pelaku diajak bertemu dengan alasan membahas situasi keamanan akhir tahun. Saat pertemuan berlangsung, aparat melihat gerak-gerik mencurigakan. Personel Korem 141/Toddopuli kemudian dikerahkan untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke markas Korem guna dimintai keterangan.
Dari hasil pemeriksaan, Andi Alfiansyah diketahui lahir di Sebatik pada 9 Agustus 2004 dan berdomisili di Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Ia bekerja sebagai marketing perumahan dan merupakan lulusan Politeknik Perikanan Waetuwo tahun 2025.
Pelaku tercatat beberapa kali mengaku sebagai anggota BIN atau BAIS TNI kepada berbagai pihak, termasuk aparat TNI, anggota kepolisian, mantan napiter, hingga warga sipil. Ia juga aktif menghubungi mantan napiter untuk menanyakan data dan aktivitas di wilayah Bone, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Selain itu, pelaku diduga menggunakan identitas palsu tersebut untuk mendekati sejumlah perempuan. Aparat mencatat adanya laporan terkait komunikasi bermuatan seksual dan hubungan pribadi yang dilakukan dengan dalih sebagai anggota BIN lulusan STIN.
๐๐จ๐ญ๐ข๐ ๐ฉ๐๐ฅ๐๐ค๐ฎ diketahui berkaitan dengan kegagalannya masuk Akmil dan STIN pada 2022. Ia mengaku menggunakan identitas BIN dan BAIS TNI untuk menjaga citra diri, membangun kepercayaan, serta menarik perhatian korban. Untuk memperkuat penyamarannya, pelaku ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ช ๐ช๐ฏ๐ง๐ฐ๐ณ๐ฎ๐ข๐ด๐ช ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐๐๐ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข ๐ด๐ฐ๐ด๐ช๐ข๐ญ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข ๐ฐ๐ฏ๐ญ๐ช๐ฏ๐ฆ.
Sejumlah barang bukti diamankan, antara lain video pengakuan, pistol korek yang digunakan sebagai alat pendukung penyamaran, serta surat pernyataan mengakui perbuatannya. Untuk memperkuat Cover ybs aktif mempelajari di Medsos apa itu BIN dan BAIS serta mencari Tupoksi BIN dan BAIS TNI.
Saat ini, pelaku telah dikembalikan kepada orang tuanya. Pengawasan tetap dilakukan oleh BIN, Korem 141/Toddopuli, dan pihak Politeknik Perikanan Waetuwo. Aparat juga melaporkan kasus ini ke komando atas sebagai langkah antisipasi jika ditemukan kejadian serupa di lapangan.
Informasi awal berasal dari seorang mantan narapidana terorisme di Kecamatan Amali. Sumber tersebut menyebut adanya seseorang yang mengaku anggota BAIS TNI dan aktif menanyakan perkembangan situasi menjelang Natal dan Tahun Baru. Pelaku diketahui menggunakan nama Andi Pian saat melakukan komunikasi.
Penelusuran dilakukan dengan meminta nomor telepon yang digunakan pelaku. Hasil profiling dan koordinasi dengan personel BAIS TNI menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Pelaku bahkan mengaku sebagai anggota BIN wilayah Bone kepada beberapa aparat dan pihak lain.
Pada Selasa sore, pelaku diajak bertemu dengan alasan membahas situasi keamanan akhir tahun. Saat pertemuan berlangsung, aparat melihat gerak-gerik mencurigakan. Personel Korem 141/Toddopuli kemudian dikerahkan untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke markas Korem guna dimintai keterangan.
Dari hasil pemeriksaan, Andi Alfiansyah diketahui lahir di Sebatik pada 9 Agustus 2004 dan berdomisili di Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Ia bekerja sebagai marketing perumahan dan merupakan lulusan Politeknik Perikanan Waetuwo tahun 2025.
Pelaku tercatat beberapa kali mengaku sebagai anggota BIN atau BAIS TNI kepada berbagai pihak, termasuk aparat TNI, anggota kepolisian, mantan napiter, hingga warga sipil. Ia juga aktif menghubungi mantan napiter untuk menanyakan data dan aktivitas di wilayah Bone, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Selain itu, pelaku diduga menggunakan identitas palsu tersebut untuk mendekati sejumlah perempuan. Aparat mencatat adanya laporan terkait komunikasi bermuatan seksual dan hubungan pribadi yang dilakukan dengan dalih sebagai anggota BIN lulusan STIN.
๐๐จ๐ญ๐ข๐ ๐ฉ๐๐ฅ๐๐ค๐ฎ diketahui berkaitan dengan kegagalannya masuk Akmil dan STIN pada 2022. Ia mengaku menggunakan identitas BIN dan BAIS TNI untuk menjaga citra diri, membangun kepercayaan, serta menarik perhatian korban. Untuk memperkuat penyamarannya, pelaku ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ช ๐ช๐ฏ๐ง๐ฐ๐ณ๐ฎ๐ข๐ด๐ช ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐๐๐ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข ๐ด๐ฐ๐ด๐ช๐ข๐ญ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ข ๐ฐ๐ฏ๐ญ๐ช๐ฏ๐ฆ.
Sejumlah barang bukti diamankan, antara lain video pengakuan, pistol korek yang digunakan sebagai alat pendukung penyamaran, serta surat pernyataan mengakui perbuatannya. Untuk memperkuat Cover ybs aktif mempelajari di Medsos apa itu BIN dan BAIS serta mencari Tupoksi BIN dan BAIS TNI.
Saat ini, pelaku telah dikembalikan kepada orang tuanya. Pengawasan tetap dilakukan oleh BIN, Korem 141/Toddopuli, dan pihak Politeknik Perikanan Waetuwo. Aparat juga melaporkan kasus ini ke komando atas sebagai langkah antisipasi jika ditemukan kejadian serupa di lapangan.
Berita Terkait
Viral Curhat Warga Medan ke Prabowo hina "Prabowo Anj***g" Istri menjadi Korban!!!
Viral seorang pria Medan Helvetia mengadu ke Presiden Prabowo via medsos. Ia mengaku laporan soal narkoba dan penganiayaan tak pernah ditindak. Di tengah darurat narkoba Sumut yang memicu fenomena rayap besi, warga merasa aparat dan pemerintah kota tak hadir....
Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Mulai Dicari, Ini Panduan dari Kemenag dan Muhammadiyah
Jadwal imsakiyah puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai menjadi perhatian umat Islam di Indonesia....
Lima WNA Nigeria Bersembunyi di Toren Apartemen Kemayoran, Diduga Terlibat Penipuan Daring Internasional
Mereka diduga terlibat dalam jaringan penipuan daring internasional dengan berbagai modus, termasuk love scamming dan expedition scamming, serta melakukan pelanggaran keimigrasian....